Karakterisasi Farmakognostik dan Skrining Fitokimia Daun Tabebuia rosea sebagai Bahan Baku Obat Herbal

Penulis

  • Deka Prismawan Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Pluit, Jakarta Utara
  • Michael Michael Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Pluit, Jakarta Utara
  • Felicia Natalia Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Pluit, Jakarta Utara

Kata Kunci:

Tabebuia rosea, farmakognosi, fitokimia, obat herbal

Abstrak

Tabebuia rosea merupakan tanaman tropis yang potensial sebagai bahan baku obat tradisional. Bagian-bagian dari tanaman ini, seperti daun, kulit batang dan bunga, memiliki aktivitas biologis yang potensial seperti antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, antidiabetes, dan antiproliferatif. namun karakterisasi farmakognostik dan fitokimianya masih terbatas, terutama pada bagian daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik farmakognostik dan kandungan fitokimia daun T. rosea sebagai dasar standardisasi simplisia. Daun T. rosea dikoleksi, dikeringkan, dan dihaluskan menjadi serbuk simplisia. Evaluasi meliputi analisis organoleptik, makroskopik, mikroskopik, kadar susut pengeringan, kadar abu total, serta penapisan fitokimia untuk mendeteksi senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, kumarin, triterpenoid, dan fenolik. Daun T. rosea memiliki bentuk lanceolat, tepi rata, ujung meruncing, dan venasi menyirip. Analisis mikroskopik menunjukkan adanya trikoma, kristal oksalat, dan parenkim. Kadar susut pengeringan sebesar 7,9% dan kadar abu total 11,91%. Uji fitokimia mengungkap keberadaan flavonoid, tanin, fenolik, dan alkaloid, sementara saponin dan kumarin tidak terdeteksi. Hasil penelitian ini memberikan data dasar untuk identifikasi dan standardisasi simplisia daun T. rosea. Keberadaan senyawa bioaktif seperti flavonoid dan alkaloid mendukung potensi pengembangannya sebagai bahan baku fitofarmaka. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengisolasi dan menguji aktivitas farmakologis senyawa-senyawa tersebut.

1

Unduhan

Diterbitkan

30-01-2026

Cara Mengutip

Prismawan, D., Michael, M., & Natalia, F. (2026). Karakterisasi Farmakognostik dan Skrining Fitokimia Daun Tabebuia rosea sebagai Bahan Baku Obat Herbal. JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | E-ISSN 2355-696X, 18(1), 75–81. Diambil dari https://jfi-online.org/index.php/jfi/article/view/509

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.