Analisis Komparatif Sosiodemografi Terhadap Kepatuhan Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi RSUD Puri Husada Tembilahan

Penulis

  • Husnawati Husnawati Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau, Jalan Kamboja, Kelurahan Simpang Baru, Pekanbaru, 28293
  • Erniza Pratiwi Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau, Jalan Kamboja, Kelurahan Simpang Baru, Pekanbaru, 28293
  • Yellia Syafitri Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau, Jalan Kamboja, Kelurahan Simpang Baru, Pekanbaru, 28293
  • Cindy Oktaviana Laia Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau, Jalan Kamboja, Kelurahan Simpang Baru, Pekanbaru, 28293
  • Reni Zulfitri Fakultas Keperawatan, Universitas Riau, Pekanbaru, Riau

Kata Kunci:

kepatuhan minum obat, hipertensi, sosiodemografi

Abstrak

Hipertensi merupakan suatu kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Pengobatan hipertensi ditujukan untuk menurunkan probabilitas kesakitan, komplikasi dan kematian pada penderitanya. Dalam hal ini kepatuhan penggunaan antihipertensi merupakan suatu hal yang penting, karena hipertensi tidak dapat disembuhkan namun harus selalu dikontrol agar dapat dikendalikan dan menghindari terjadinya komplikasi yang dapat menyebabkan kematian. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kepatuhan minum obat pada pasien adalah sosiodemografi pasien meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan status pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sosiodemografi terhadap kepatuhan penggunaan antihipertensi pada pasien hipertensi di RSUD Puri Husada Tembilahan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional dengan metode deskriptif analitik. Sampel pada penelitian ini adalah pasien dengan diagnosa utama hipertensi dengan atau tanpa penyakit penyerta yang berobat ke RSUD Puri Husada Tembilahan pada saat dilaksanakannya penelitian dan memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 4 aspek sosiodemografi yang diteliti yaitu usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan status pekerjaan, hanya tingkat pendidikan yang mempengaruhi tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi (nilai P = 0,000), dimana responden dengan tingkat pendidikan tinggi memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi dibandingkan responden dengan tingkat pendidikan rendah.

Unduhan

Diterbitkan

29-01-2026

Cara Mengutip

Husnawati, H., Pratiwi, E., Syafitri, Y., Laia, C. O., & Zulfitri, R. (2026). Analisis Komparatif Sosiodemografi Terhadap Kepatuhan Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi RSUD Puri Husada Tembilahan. JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | E-ISSN 2355-696X, 18(1), 54–66. Diambil dari https://jfi-online.org/index.php/jfi/article/view/240

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.