Efektivitas Intervensi Pendidikan dan Penggunaan Obat Herbal dalam Mencegah Stunting: Sebuah Studi di Kalangan Kader Kesejahteraan Keluarga di Desa Ababi, Bali

Penulis

  • Viviana Bali Sua Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional
  • I Gusti Ayu Rai Widowati Department of Pharmacy, Faculty of Health Sciences, Bali International University
  • I.G.N Windra Wartana Putra Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional
  • I Putu Riska Ardinata Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional
  • Ida Ayu Manik Partha Sutema Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Bali Internasional

Kata Kunci:

edukasi leaflet, pencegahan stunting, herbal medicine

Abstrak

Stunting masih menjadi prioritas masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Ababi, Karangasem, yang memiliki prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi edukatif dalam meningkatkan pengetahuan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mengenai stunting dan pemanfaatan herbal medicine untuk pencegahannya. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 40 kader PKK yang dipilih secara purposive dan memenuhi kriteria inklusi, yaitu aktif dalam kegiatan kesehatan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 23–35 tahun (37,5%), berstatus ibu rumah tangga (80%), berpendidikan dasar (35%), dan memiliki anggota keluarga sebanyak 4–5 orang (50%). Sebelum intervensi, 82,5% responden memiliki pengetahuan baik mengenai stunting, dan 60% memiliki pengetahuan baik mengenai penggunaan herbal medicine. Setelah intervensi, seluruh responden (100%) menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kedua aspek (p<0,001). Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan dengan pengetahuan tentang stunting (p=0,004), serta antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan tentang penggunaan herbal medicine (p=0,043). Kesimpulannya, intervensi edukatif ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader tentang pencegahan stunting dan pemanfaatan herbal medicine. Studi ini mendukung peran apoteker dan tenaga kesehatan dalam pemberdayaan masyarakat untuk mencapai program “Bali Bebas Stunting”.

30

Diterbitkan

25-01-2026

Cara Mengutip

Sua, V. B., Widowati, I. G. A. R., Putra, I. W. W., Ardinata, I. P. R., & Sutema, I. A. M. P. (2026). Efektivitas Intervensi Pendidikan dan Penggunaan Obat Herbal dalam Mencegah Stunting: Sebuah Studi di Kalangan Kader Kesejahteraan Keluarga di Desa Ababi, Bali. JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | E-ISSN 2355-696X, 18(1), 98–104. Diambil dari https://jfi-online.org/index.php/jfi/article/view/279

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.